bioskop

Gedung Majestic, Bioskop yang Menjadi Tonggak Sejarah

Gedung Majestic, Bioskop yang Menjadi Tonggak Sejarah

615 900 Irfan Noormansyah

Gedung yang satu ini terletak tepat di samping utara bangunan Museum Konperensi Asia Afrika. Saat pertama kali didirikan, bangunan ini berfungsi sebagai bioskop dengan nama Concordia, sama persis dengan nama perkumpulan yang sering nongkrong di bangunan sebelahnya yang kini menjadi museum.

Bioskop ini diarsiteki oleh Charles Prosper Wolff Schoemaker pada tahun 1924, arsitek yang sama dengan yang merancang Gedung Landmark Braga. Salah satu kesamaan pada dua bangunan tersebut terletak pada kepala kala yang menghiasi bagian atas kedua bangunan.

Bioskop ini berkesempatan menjadi bioskop pertama di Bandung yang menayangkan film Loetoeng Kasaroeng, sebuah film yang diproduksi pertama kali di Indonesia. Setelah 13 tahun berdiri, nama Concordia yang melekat pada bioskop ini kemudian berganti menjadi Majestic Theatre. Nama yang sama dengan yang digunakannya saat ini.

Sebelum kembali menggunakan nama Majestic seperti sekarang, pada awal tahun 2000-an, gedung ini sempat berganti nama menjadi Asia Africa Culutral Center (AACC). Nama gedung AACC sempat melambung sebagai berita nasional saat sebuah konser musik underground diselenggarakan di sini dan menjadi lokasi terjadinya sebuah kecelakaan naas yang menewaskan 11 orang penonton karena terdesak-desak.