toko

Landmark Braga, Sempat Populer Sebagai Toko Buku

Landmark Braga, Sempat Populer Sebagai Toko Buku

540 380 Irfan Noormansyah

Bagi Anda yang punya kegemaran membaca ataupun pernah menjadi seorang pencari kerja, pasti akan sangat familiar dengan gedung yang satu ini. Yak, Landmark Braga memang kini dikenal sebagai tempat diselenggarakannya berbagai event pameran di Kota Bandung, beberapa di antaranya yang cukup sering diadakan di sini adalah Bursa Tenaga Kerja dan Pameran Buku.

Sebelum sering digunakan sebagai tempat yang identik dengan pameran buku, jaman dahulu pun bangunan ini punya kaitan yang sangat erat dengan buku karena pernah berfungsi sebagai toko buku yang bernama van Dorp. Bangunan Toko Buku Van Dorp ini dibangun pada tahun 1922 dengan diarsiteki oleh Charles Prosper Wolff Schoemaker, seorang arsitek ternama yang juga merancang Bioskop Majestic. Ciri khas dari bangunan Bioskop Majestic pun tampak juga di bangunan Toko Buku Van Dorp ini yakni keberadaan hiasan kepala kala di bagain atas bangunannya.

Toko Buku Van Dorp pernah melakukan sebuah gebrakan dengan menjual album lukisan bunga berjudul Indische Tuinbloemen. Keunikan pada album yang dijualnya ini terletak pada kolom-kolom kosong yang berada pada nama setiap jenis bunga tersebut. Untuk melengkapinya, para pemilik buku tersebut harus membeli kartu-kartu bergambar replica lukisan tersebut secara terpisah. Dari setiap kartu yang dibeli, para pemilik album akan diberikan bibit bunga sesuai dengan jenis tanaman yang dilukis pada kartu tersebut. Hanya dalam satu bulan saja, sebanyak satu juta bibit bunga terjual habis karena antusiasme para pemilik album untuk mengumpulkan gambar-gambar pada kartu tersebut.

toko roti sumber hidangan

Toko Roti Sumber Hidangan

800 533 Irfan Noormansyah

Kelezatan kuliner Bandung tak hanya populer pada masa sekarang saja, karena sejak jaman pemerintahan Kolonial Belanda pun Bandung sudah sangat terkenal jago dalam hal santapan. Salah satu kuliner legendaris di Bandung yang masih bertahan sampai dengan sekarang adalah Toko Roti Sumber Hidangan.

Pada saat pertama kali hadir di Jl. Braga tahun 1929, Sumber Hidangan berdiri dengan nama Het Snoephuis yang memiliki arti Rumah Manis. Sesuai dengan namanya, Sumber Hidangan menyajikan beragam santapan dengan rasa manis yang lezat dan bentuk yang menggoda. Roti dan kue yang dijual di Sumber Hidangan ini memang berbeda dari yang bisa kita temukan di Bandung saat ini. Kue-kue klasik khas Belanda seperti Bokkepoot, Suiker Hagelslag, Likeur Bonbon dan Vruchten Zandtaart dapat ditemukan di sini.

Selain roti dan kue, Sumber Hidangan juga menawarkan beragam dessert yang masih menjadi favorite hingga kini. Salah satu dessert yang banyak disukai adalah home made ice cream-nya yang sangat lezat dan creamy. Sumber Hidangan juga sempat menjual aneka menu main course seperti Nasi Goreng, Wiener Schnitzel dan Bistik.

Bagi yang pertama berkunjung, agak sulit untuk menemukan toko roti ini, karena toko roti ini tidak memajang plank namanya di luar dan di pelataran toko tersebut banyak pelukis jalanan yang memajang karyanya menutupi area toko.

Bangunan yang digunakan pada saat dulu bernama Het Snoephuis masih dipertahankan bentuk dan interiornya sampai sekarang di Jl. Braga No. 20-22 Bandung, bahkan sebuah mesin kasir raksasa masih bertengger di salah satu sudutnya. Isi bangunan ini sendiri terbagi menjadi dua bagian. Satu bagian digunakan untuk etalase roti dan kuenya, sedang bagian lain digunakan sebagai area makan yang diperuntukkan bagi pengunjung yang dine in.

Pada jaman dahulu, Toko Roti Sumber Hidangan memberlakukan sistem siesta pada operasionalnya sehari-hari. Siesta adalah jam tidur siang bagi karyawan pada aktivitas operasionalnya. Sistem siesta ini dulu sempat populer digunakan di berbagai toko di Bandung. Pada siesta, ketika jam menunjukkan pukul 13.00 maka toko akan tutup dulu untuk memberikan waktu tidur siang hingga buka kembali pada pukul 17.00. Sekarang Sumber Hidangan sudah tidak memberlakukan sistem ini pada jam operasionalnya, Sumber Hidangan kini hanya buka pada hari Senin-Sabtu mulai pukul 09.00 hingga pukul 15.00.