Jejak Sukarno di Bandung

sukarno di bandung

Jejak Sukarno di Bandung

594 431 Irfan Noormansyah


Ke Bandunglah aku kembali kepada cintaku yang sesungguhnya”, begitu bunyi sebuah kutipan populer dari Presiden pertama Republik Indonesia Dr. Ir. Sukarno kepada istrinya Inggit Garnasih di Bandung.  Inggit Garnasih sendiri merupakan istri kedua pria yang akrab dikenal dengan nama Bung Karno ini sebelum menjadi Presiden RI. Kurang lebih selama 20 tahun rumah tangga mereka berjalan, hingga akhirnya bercerai pada tahun 1943.

Selain karena kisah cintanya bersama Inggit Garnasih, Bung Karno memiliki jejak bersejarah yang ditinggalkannya di Kota Bandung. Bung Karno yang memiliki nama asli Koesno Sosrodihardjo ini tercatat pernah berkuliah di Technische Hoogeschool te Bandoeng (THS) jurusan Tehnik Sipil atau yang kini dikenal dengan Insitut Teknologi Bandung (ITB).

Setelah lulus dari THS, Bung Karno sempat mendirikan Biro Insinyur bersama Ir. Anwari. Tak banyak yang tahu bahwa beberapa bangunan di Kota Bandung pun dirancang oleh pahlawan proklamator RI tersebut. Di bawah bimbingan arsitek ternama Charles Prosper Wolff Schoemaker, ia berkesempatan menjadi juru gambar Hotel Preanger. Tak berhenti sampai di situ, Bung Karno pun sempat mengarsiteki Rumah Dinas Walikota Bandung dan beberapa rumah yang tersebar di Kota Bandung. Ciri rumah rancangannya memiliki ornament Gada di bagian puncak atapnya, dengan alasan karena gada merupakan senjata dari tokoh pewayangan favoritenya yaitu Bima. Rumah hasil rancangannya dapat ditemukan di Jl. Kasim, Jl. Gatot Soebroto, Jl. Dewi Sartika dan beberapa kawasan lainnya.

Pada tahun 1929, Bung Karno pun pernah merasakan mendekam di balik dinginnya jeruji besi karena dianggap melakukan pemberontakan terhadap Pemerintahan Hindia Belanda. Selama kurang lebih 1 tahun 2 bulan, Bung Karno bersama ketiga kawannya disekap di Penjara Banceuy. Selama berada di dalam sel yang ukurannya hanya sekitar 2 x 1,5 meter ini, Bung Karno menuliskan pembelaannya yang diberi nama “Indonesia Menggugat”. Gedung Landraad atau dalam Gedung Pengadilan Negeri di mana ia diadili dulu kini dinamakan sesuai dengan judul pembelaan yang ia tulis dahulu, yaitu Gedung Indonesia Menggugat.


Untuk mendapatkan data yang benar benar valid, Setiap artikel negorijbandoeng.com merupakan bahan diskusi yang bisa di tambah, dikurangi bahkan dikoreksi. Silahkan gunakan kolom diskusi dibawah dengan bijak, terima kasih 
wavatar

Irfan Noormansyah

Irfan saat ini bekerja di Your Bandung sebagai Digital & Content Specialist, alumni Manajemen UPI ini juga merupakan founder dari extrover.com. senang fotografi dan rajin mengikuti trend pemasaran dan bisnis. Ia juga aktif sebagai anggota Komunitas Aleut! dan koordinator Komunitas Levitasi Hore Bandung

All stories by : Irfan Noormansyah

Leave a Reply